<$BlogRSDUrl$>

Wednesday, February 19, 2003

antara yang kudus dan yang profan 

::

plato percaya bahwa dunia ini, hanyalah gambaran dari sesuatu yang ideal, yang kudus suci divine ilahiah di atas sana..

maka banyak yang mengikuti, bahwa segala sesuatu di bumi adalah profan dan tidak kudus. segala sesuatu yang datang dari langit adalah suci. tubuh adalah dosa, ide adalah suci. maka segala yang wadag di bumi harus dibersihkan dengan sesuatu dari langit.

agama samawi muncul dari konsep ini. melalui kitab suci dan 'perjumpaan' dengan sang ilahi. dan manakala legitimasi itu sudah dari langit, maka tidak akan ada kebenaran lain di luar yang terlegitimasi. dan harganya menjadi mutlak, karena menyangkut kehidupan kelaknya surga neraka.

berbagai permasalahan terjadi, manakala beberapa orang mencampurkan, antara yang kudus dan yang profan.

argumentasi pertama: yang divine adalah melingkupi semua, bisa menjelaskan semua, bisa mengatasi semua.

argumentasi kedua: yang divine harus membasmi yang profan, agar kehidupan di bumi menjadi divine, sama seperti di atas sana.

tetapi ada saja argumen lain: bahwa manakala yang divine dibawa ke dunia profan, niscaya dia menjadi profan juga, sama profannya dengan yang telah ada di bumi, tubuh, wadag yang penuh dosa, tidak lagi abadi, bisa mati.

kalau percaya kitab suci dan agama adalah sesuatu yang kudus dan divine, kemanakah akan kau bawa dalam dunia profan ini ? ke dunia politik yang sangat jauh dari kekudusan ? atawa ke dunia sains yang sangat mencintai rasio logika kenyataan ?

This page is powered by Blogger. Isn't yours?